Di timur yang jauh, terdapat sebuah kedai kecil aneh yang telah beberapa kali menolak penilaian tiga bintang Michelin. Tempat itu mematok harga yang sangat mahal, semangkuk nasi goreng telur dengan sup dihargai 288 yuan, oh, jangan lupa ada sepiring kimchi juga, namun meski begitu tetap saja banyak orang rela antre menunggu. Kedai itu tidak menerima reservasi, hanya melayani antrean langsung di tempat, bahkan banyak orang yang datang khusus dengan pesawat pribadi hanya untuk mengantre, tentu saja tanpa disediakan tempat parkir pesawat atau mobil. Pelayanannya buruk, pelanggan harus mengambil sendiri makanan mereka, membereskan piring dan sendok setelah makan, bahkan harus membersihkan meja sendiri. Oh Tuhan, pemilik kedai ini benar-benar gila. — Majalah Kuliner Michelin