Bab 31: Seni Memelihara Pedang!

Semua Orang Beralih Profesi: Di Awal Aku Terbangun sebagai Pendekar Pedang dan Arak! Monyet tidak memiliki buah persik. 2399kata 2026-02-09 19:27:48

"Tuan Chu, sesuai permintaan Anda, toko kami segera mengumpulkan pedang pemula. Saat ini, kami telah berhasil mengumpulkan sebanyak 31.471 buah. Apakah jumlah ini sudah cukup memenuhi kebutuhan Anda? Apakah kami perlu terus mengumpulkannya ke depannya?"
Setibanya di ruang tamu, Jin Hai langsung membuka pembicaraan.

Pedang pemula memang merupakan perlengkapan dengan tingkat terendah, tetapi justru karena terlalu rendah, jarang ada toko yang menyimpan stok dalam jumlah besar. Biasanya, hanya pada saat kebangkitan profesi setiap tahun, para siswa baru akan membeli pedang ini, dan jumlah yang dibeli pun tidak banyak.

Misalnya di Kota Lin, jumlah siswa kelas tiga SMA tahun ini sekitar lima ribu orang. Namun, sebagian besar dari mereka hanya mengambil profesi kehidupan, sementara yang benar-benar berlatih naik level hanya sekitar empat ratus orang. Dari jumlah itu, sebagian lagi karena alasan profesi mereka, tidak menggunakan senjata jenis pedang.

Setiap tahun, Kota Lin sudah cukup beruntung jika bisa menjual dua hingga tiga ratus pedang pemula. Sebelumnya, Chu Ci pernah membeli lebih dari dua puluh ribu pedang pemula—jumlah yang bahkan cukup untuk dipakai Kota Lin selama puluhan tahun. Inilah sebabnya ketika Chu Ci membeli pedang dalam jumlah besar, banyak toko merasa senang karena akhirnya bisa mengosongkan gudang dari barang-barang yang dianggap rongsokan.

Bukan hanya di Kota Lin saja yang keadaannya seperti ini, kota-kota lain pun sama. Tidak ada yang sengaja membuat pedang pemula tingkat satu dalam jumlah banyak. Biasanya, hanya siswa yang baru mendapatkan profesi Pandai Besi saja yang membuat pedang seperti itu untuk latihan.

"Lanjutkan pengumpulan, sampai menjelang ujian masuk perguruan tinggi," kata Chu Ci.

"Baik, Tuan Chu. Saya akan terus membantu Anda mengumpulkannya," Jin Hai mengangguk sambil tersenyum. Mengumpulkan pedang pemula tidaklah sulit baginya, tetapi ia juga tidak berani mengambil terlalu banyak risiko. Jika ternyata Chu Ci tidak membutuhkan sebanyak itu, dia sendiri yang akan rugi.

Setelah itu, Jin Hai menyerahkan lebih dari tiga puluh ribu pedang pemula kepada Chu Ci. Setelah memeriksa, Chu Ci memastikan semuanya tidak ada masalah.

"Ada kabar tentang arak spiritual?" tanya Chu Ci.

"Ada, kami telah menemukan sejenis arak spiritual untuk Anda, namanya Semilir Musim Gugur."

"Tingkat epik?"

"Anda bercanda, arak spiritual tingkat epik mana semudah itu didapat. Semilir Musim Gugur ini tingkat langka, tapi jumlahnya cukup banyak, ada tiga puluh kendi."

Mata Chu Ci berbinar. Meskipun hanya arak spiritual tingkat langka, jumlahnya memang banyak.

"Semuanya akan saya ambil," ujarnya.

Mendengar itu, Jin Hai pun tersenyum lega. Ia telah mengeluarkan biaya lebih dari lima juta koin emas untuk membeli tiga puluh kendi arak spiritual tingkat langka itu. Jika tidak laku, kerugiannya akan sangat besar. Untunglah pertaruhannya kali ini berhasil.

"Selaian itu, tolong sediakan lebih banyak ramuan pemulih mana, juga asap pemanggil iblis, ramuan penawar racun, dan ramuan penghilang efek negatif."

"Tidak masalah, saya akan segera menyiapkan semuanya," jawab Jin Hai.

"Baik, sekarang tolong hitung berapa nilai semua barang ini. Barang-barang yang saya beli barusan bisa langsung dikurangi dari totalnya," kata Chu Ci sambil memberi isyarat pada Liu Changhe. Liu Changhe pun mengeluarkan beberapa cincin penyimpanan, dan seketika beragam barang menumpuk di depan mereka.

"Semua barang ini sudah kami kelompokan, tapi untuk nilai pastinya lebih baik Anda yang menilainya. Silakan saja, kami tidak terburu-buru," ujar Chu Ci.

Melihat tumpukan barang yang menjulang seperti bukit kecil di hadapannya, Jin Hai sempat tertegun, tak tahu harus berkata apa. Namun setelah beberapa saat, ia langsung bersemangat.

"Tunggu sebentar, saya akan memeriksa sendiri satu per satu. Saya pastikan tidak akan ada kesalahan," kata Jin Hai penuh semangat. Ia lalu memanggil ke luar, "Xiao Li, siapkan teh untuk dua tamu kita, dan bawakan juga camilan terbaik."

Tak lama kemudian, Chu Ci dan Liu Changhe menikmati camilan dan teh, sementara Jin Hai meneliti setiap barang dengan saksama.

"Astaga, ini kalung tingkat langka, efeknya nyaris setara dengan artefak!"
"Ini baju zirah tingkat langka. Kalau dipakai profesi perisai, siapa yang masih sanggup melawannya?"
"Buku keterampilan Blink untuk penyihir, benda ini bahkan lebih langka daripada perlengkapan langka!"

Semakin banyak barang yang diperiksa, semakin sulit bagi Jin Hai menyembunyikan keterkejutannya. Apakah kedua orang ini baru saja menyelesaikan ruang bawah tanah tingkat neraka? Mengapa mereka bisa membawa barang-barang sehebat ini? Padahal, itu baru yang mereka keluarkan, entah seperti apa nilai barang-barang lain yang masih mereka simpan.

Menahan keterkejutannya, Jin Hai memeriksa semuanya dengan sangat teliti. Barang sebanyak ini, jika sampai ada kesalahan, akibatnya bisa sangat fatal.

Butuh waktu lebih dari satu jam untuk menghitung semuanya. Di tengah-tengah, Ji Yuan juga datang—ia memang sudah membeli barang lebih dulu dan menunggu di mobil. Karena Chu Ci dan Liu Changhe belum juga kembali, ia menelepon, lalu ikut diajak masuk menikmati teh dan camilan.

Akhirnya, setelah Jin Hai selesai menghitung barang terakhir, ia pun menghela napas lega. Ia menghitung semuanya sampai tiga kali, hanya untuk memastikan tidak ada kesalahan.

"Tuan, semua barang sudah selesai dihitung. Ada beberapa barang tingkat langka..."

"Tidak perlu dijelaskan lagi. Kami sudah tahu barang apa saja itu. Langsung saja, berapa total harganya?" potong Chu Ci.

"Total nilainya empat puluh lima juta tiga ratus dua puluh delapan ribu sembilan ratus koin emas. Kami bulatkan saja menjadi empat puluh lima juta tiga ratus tiga puluh tiga ribu koin emas."

"Toko kalian sanggup menampung sebanyak ini?" tanya Chu Ci.

"Tentu saja!" jawab Jin Hai mantap.

Lima belas menit kemudian, Chu Ci dan dua rekannya meninggalkan pusat perbelanjaan, diantar senyum oleh Jin Hai.

"Kota Lin benar-benar melahirkan seorang jenius," pikir Jin Hai dalam hati sambil menatap punggung ketiga orang itu yang perlahan menjauh.

Sebelumnya ia masih ragu, namun kini ia benar-benar yakin, rekor penyelesaian ruang bawah tanah tingkat neraka Hutan Babi Hutan dan Benteng Goblin, pasti perbuatan Chu Ci.

Banyak orang di Kota Lin sudah tahu rekor dua ruang bawah tanah itu telah dipecahkan, terutama ruang bawah tanah tingkat neraka Benteng Goblin. Begitu kabar itu tersebar kemarin, banyak orang terkejut tak percaya, sampai ada yang langsung mengecek ke pintu masuk ruang bawah tanah Benteng Goblin dan ternyata memang benar.

Awalnya Jin Hai mengira itu ulah seorang jenius yang kebetulan lewat, tapi setelah melihat sendiri banyaknya barang yang dibawa Chu Ci, ia langsung paham bahwa dialah pelakunya.

Meski begitu, rahasia itu hanya ia simpan sendiri. Ia tidak berniat memberitahukan siapa pun. Baginya, saat ini yang terpenting adalah ujian masuk perguruan tinggi. Ia tidak ingin Kota Lin yang susah payah melahirkan seorang jenius, malah gagal ujian gara-gara ia membocorkan rahasia. Ia tak mau menjadi biang masalah bagi Kota Lin.

"Ruang bawah tanah tingkat neraka saja sudah diselesaikan, tahun ini peringkat teratas provinsi awan pasti jadi milik Kota Lin," pikirnya sembari tersenyum bangga, merasa seolah-olah dirinya turut andil dalam kejayaan itu.

Sementara itu, Chu Ci tidak tahu apa yang dipikirkan Jin Hai. Setelah selesai membeli semua kebutuhan, mereka bertiga pun meninggalkan Kota Lin.

Begitu keluar dari kota, Chu Ci langsung mengeluarkan arak spiritual tingkat langka “Semilir Musim Gugur” yang baru saja ia beli dan meminumnya tanpa ragu. Ji Yuan yang pernah melihatnya sebelumnya, kali ini tidak lagi terkejut, dan tetap menyetir dengan tenang.

Setelah menghabiskan satu kendi arak spiritual, Chu Ci segera memeriksa notifikasi yang muncul.

[Kamu telah meminum Semilir Musim Gugur (Tingkat Langka), bakat Dewa Arak aktif, memperoleh keterampilan: Teknik Pemeliharaan Pedang.]

[Teknik Pemeliharaan Pedang]: Kamu dapat merawat pedang spiritual milikmu sendiri. Saat menggunakan pedang tersebut untuk menyerang, damage meningkat sebesar 50%. 1/10 level (0/100 kemahiran)

...