A Espera da Queda da Lua

A Espera da Queda da Lua

Penulis:Sonho do legado interrompido

Autora de romances gentil e com ansiedade social versus detetive policial malandro, charmoso e arrogante. Sobre o que é a sensação de reencontrar a pessoa que fez seu coração bater forte na juventude? Na época de estudante, Su Sui tinha um garoto de quem gostava muito. Ele era uma existência deslumbrante, como a lua cercada por estrelas, por isso ela guardou esse pequeno sentimento no fundo do coração. Secretamente, ela o escreveu em seu romance. Uma vez, ao se mudar por acaso, ela descobriu que seu vizinho era exatamente aquela pessoa que ela havia escrito no livro, com várias fantasias. Mais tarde, o pequeno disfarce não pôde mais ser escondido. Xu Jinchao encurralou a pessoa na entrada do beco: "Ei, você gosta de mim?" Su Sui fingiu estar tranquila: "Não me siga mais, se continuar assim eu chamo a polícia." Mal as palavras saíram, ela viu Xu Jinchao abrir os braços, ergueu os olhos e sorriu. "Certo, te dou um abraço." Xu Jinchao é a lua dela, ela espera a lua cair.

A Espera da Queda da Lua

3ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
14bab Capítulo

Bab 001: Inilah yang disebut jatuh cinta

“Aku tentu tidak akan mencoba meraih bulan, aku ingin bulan itu sendiri datang kepadaku.”
— Audrey Hepburn
——————

Pukul sepuluh malam.

Hujan gerimis turun di luar jendela besar, dedaunan beterbangan di jalanan, kadang satu dua pejalan kaki melewati dengan payung di tangan, ranting-ranting pohon yang gundul terlihat semakin sendu di bawah lampu jalan yang remang-remang.

Su Sui duduk di atas karpet lembut dengan pakaian rumah, menopang dagu dengan satu tangan, bibirnya membentuk garis lurus, matanya menunduk menatap layar ponsel.

Bulu matanya yang panjang dan hitam menunduk, menutupi emosi yang tersembunyi di matanya.

Tak ada lampu yang dinyalakan di kamar, hanya ada cahaya lembut dari lampu meja di atas meja teh kecil.

Kontras dengan gelapnya malam di luar, suasana di dalam terasa sepi dan dingin.

[Topik: Bagaimana kabarmu sekarang dengan orang yang membuatmu jatuh cinta pada pandangan pertama?]

Sambil menandatangani buku, Su Sui juga menonton ulang film “Cinta Pertama yang Manis”, dan sesekali menyempatkan diri menjelajah forum pembaca.

Baru sebentar tadi, ia menyaksikan sendiri topik ini naik dari posisi terbawah hingga menempati urutan teratas.

Komentar di bawahnya sudah tak terhitung banyaknya, beraneka ragam.

Pembaca A: [Dia lagi kupel saja apel di sampingku, gara-gara kulitnya terlalu tebal, barusan aku jitak pakai sandal. Muka malu-malu.jpg]

Pembaca B: [Aku ditembak tapi ditolak, dia bilang dia nggak suka cewek berambut.]

Pembaca C: [Beberapa waktu lalu ketemu lagi di reuni, sebelum

📚 Rekomendasi Terkait

Lihat Lebih Banyak >

Peringkat Terkait

Lebih Banyak Peringkat >