Após atravessar para o jogo de aventura romântica "Qing Lian", Watanabe Shiro teve muitas primeiras vezes que podem ser consideradas preciosas. Pela primeira vez teve alguém que amava, pela primeira vez experimentou o azedume do amor, mas por que as coisas acabaram assim? As heroínas que deveriam ser de amor puro, por que agora cobiçam a mim, que já estou noivo? "Makoto-kun, desta vez, eu com certeza vou fazer você preencher meu corpo com marcas de contagem!" "Meu pequeno lobo de leite, não pense em fugir!" "Você, que é namorada do Makoto-kun, é a verdadeira desafiadora!" "Vai ganhar? Vai ganhar!"
“Guru, apakah Anda pernah mendengar kisah Liz dan Burung Biru?”
“Sekilas pernah.”
“Aku selalu membayangkan diriku sebagai burung biru itu. Guru, bisakah Anda menjadi Liz bagiku?”
“Terima kasih atas undangannya, tapi aku sama sekali tidak tertarik liburan ke Thailand.”
Cahaya mentari yang cerah menyinari siang itu, tanaman sirih Belanda merambat liar di sudut dinding yang berwarna abu-abu. Di belakang asrama siswa, seorang gadis muda yang biasanya tersenyum manis dengan dua lesung pipi kini wajahnya kaku. Pesonanya yang selama ini dibuat-buat lenyap, dua lesung pipi kecil di pipinya pun tak tampak, ia mengedipkan mata dengan bingung.
“Apa?” gumamnya.
Watanabe Makoto mengabaikan keterkejutan gadis itu, melambaikan tangan, “Sekarang kalian masih pelajar, yang terpenting adalah belajar. Setelah pulang sekolah, jangan berlama-lama di lingkungan sekolah.”
Ia berjalan di jalan setapak berkerikil, pikirannya tak bisa lepas dari kenangan yang dibangkitkan oleh nama yang baru saja disebutkan. Ia dulu pernah memainkan kisah Liz dan Burung Biru bersama seseorang. Apakah ia Liz atau burung biru, apakah ia pengekang atau yang terkungkung, ia sendiri tidak tahu.
Tepatnya, ia belum sempat mengetahuinya. Kisah itu menghilang lima tahun lalu, ketika dunia game dan kenyataan mulai menyatu.
“Cinta Remaja”, sebuah permainan petualangan asmara, juga dikenal sebagai “Cinta Murni”, adalah sekuel baru yang dikembangkan Nintendo setelah “Namamu”, “Kekasihku”, dan “Kecupanmu”. Dalam “Cinta Remaja”, kau akan berubah menjadi pendekar cinta sejati