Beberapa pengaturan untuk klub
Kepala Naga: 489, juga disebut Ketua Utama, adalah pemimpin tertinggi organisasi. Ada yang diwariskan secara keluarga, ada pula yang dipilih setiap tiga tahun atau dua tahun sekali.
Jenderal Jalur Kedua: Adalah ketua kelompok yang dipilih dalam organisasi, atau para senior yang sudah berpengalaman, berwibawa, dan dihormati.
Tongkat Merah: 426, perhitungannya adalah 4*26+4=108, merujuk pada 108 pendekar dalam Kisah Air Mengalir.
Kipas Kertas Putih: 415, perhitungannya 4*15+4=64, terinspirasi dari 64 bab dalam Kitab Perubahan. Merujuk pada makna kebijaksanaan dan ilmu strategi, karena para ahli strategi kerap memegang kipas kertas putih, maka muncul istilah ini.
Sandal Rumput: 432, perhitungannya 4*32+4=132. Bertanggung jawab atas urusan internal dan eksternal organisasi, biasanya memiliki jaringan pergaulan yang luas.
Empat Sembilan: Merupakan anggota muda resmi. Posisi di atas sembilan besar disebut inti, mereka yang telah menjalani ritual inisiasi disebut Empat Sembilan, karena 4*9=36.
Lampion Biru adalah anggota tidak tetap dalam organisasi, biasanya hanya datang untuk sekadar menunjukkan diri dan menerima bayaran untuk tugas tertentu. Kecuali jika memberikan kontribusi luar biasa, mereka baru bisa naik menjadi Empat Sembilan atau Sandal Rumput dan menjadi anggota resmi.
Ada pula keberadaan khusus bernama Tongkat Merah Bunga Ganda, yaitu anggota Tongkat Merah terkuat, yang diangkat oleh dua atau lebih tokoh setingkat Ketua Utama. Ia mengenakan hiasan bunga ganda bermata naga di kepala, melambangkan keunggulan dalam ilmu dan tenaga.
Dalam upacara, jika tidak ada Jenderal Jalur Kedua atau Ketua Utama, maka Tongkat Merah Bunga Ganda yang memimpin upacara pembukaan dan mengatur jalannya acara.
Pada perayaan besar organisasi, saat merekrut anggota baru, semua calon anggota wajib menghafal Tiga Puluh Enam Sumpah Organisasi sebagai syarat keanggotaan.
Untuk anggota di atas level Empat Sembilan, termasuk Empat Sembilan itu sendiri, jika ingin pindah ke organisasi lain, harus ada kesepakatan antara pemimpin kedua organisasi.
Jika pindah tanpa izin, maka organisasi akan kehilangan muka, dan seluruh anggota berhak menghukum pelaku tanpa ampun, bahkan mendapat gelar pengkhianat dan tidak setia.
—————————————————————————
Belakangan ini di kolom ulasan, banyak pembaca yang berbagi pengetahuan tentang inti organisasi, Tongkat Merah, Kipas Kertas Putih, Sandal Rumput, bahkan soal senior Empat Sembilan. Saya sangat berterima kasih atas antusiasme kalian, sebenarnya saya sudah memahami hal-hal ini.
Karena saya pernah menulis informasi ini di buku sebelumnya, kali ini saya malas mengulang agar tidak dibilang memperbanyak kata oleh pembaca lama.
Namun pembaca baru sangat antusias, mereka mengira saya belum tahu, jadi saya harus membalas di kolom ulasan.
Akhirnya, saya putuskan untuk membuat satu bab khusus tentang pengaturan ini, agar jelas semuanya.
Saya juga masih menyimpan sebuah buku berjudul “Catatan Organisasi”, yang berisi penjelasan lebih rinci, termasuk formasi, cara membongkar formasi, hingga mantra-mantra gunung, semua bisa dicari referensinya. Tapi ini kan novel daring, jadi saya tulis sekadarnya saja, kalau dibuat terlalu detail malah terasa berat. Anggap saja ini sebagai hiburan.
Terakhir, terima kasih atas dukungan kalian!