Saat kiamat tiba, dunia terjerumus dalam krisis. Meteor jatuh dari langit, magma membuncah dari bumi, serta monster buas dan zombie berkeliaran tanpa ampun—semuanya mengerikan tiada tara! Di hadapan akhir zaman, aku justru melaju dengan tenang di atas kendaraan perang, menjelma sebagai penguasa wilayah yang tak tertandingi!
"Pak Kong, silakan duduk dan beristirahat sejenak, pembeli akan tiba sepuluh menit lagi." Sang perantara meletakkan segelas air di hadapan Kong Yi, suaranya lembut dan penuh keramahan.
Keduanya mengobrol ringan, ketika tiba-tiba ponsel sang perantara berbunyi, menampilkan sebuah berita. Ia menunduk, membuka layar, dan membaca:
"Pada 2 Agustus, hujan meteor Lyra akan melanda. Berdasarkan pengamatan observatorium astronomi, hujan meteor kali ini disebabkan oleh serpihan debu yang ditinggalkan komet C/1081G1 Thatcher."
"Selain itu, ini juga merupakan hujan meteor terbesar sejak abad ke-21. Apakah hal ini berkaitan dengan sinyal luar angkasa yang baru-baru ini tertangkap oleh Observatorium Astronomi Yanjing?"
Sang perantara tersenyum kecil setelah membaca, "Berita seperti ini sungguh lucu! Hanya hujan meteor saja, kenapa harus dibesar-besarkan!"
Kong Yi tidak menanggapi, namun sorot matanya perlahan menjadi berat.
Berita itu, sesungguhnya bukan sekadar spekulasi kosong.
Dua puluh hari lagi, hujan meteor akan lebih awal menghantam bumi, menghancurkan permukaan tanah, membawa invasi makhluk asing, pemanasan global, pencairan gletser, banjir yang akan menenggelamkan empat puluh persen daratan.
Inilah pula alasan mengapa ia begitu ingin segera menjual rumah.
Segala bencana itu, Kong Yi pernah mengalaminya sekali.
Pada bencana pertama, ia secara tak sengaja membangkitkan sistem. Namun karena kurang pengalaman bertahan hidup, ia gagal melewati masa bencana. Sistem kemudian memberiny