(Tidak ada harem, tidak mengikuti pola klise, tidak tokoh yang tak terkalahkan, tidak ada sistem, bukan cerita tanpa logika, bukan cerita yang hanya memuaskan pembaca; bila keberatan, harap pertimbangkan sebelum membaca.) Istana surgawi dari masa kuno telah menjadi puing-puing, para dewa yang dulunya agung kini terlelap dalam tidur panjang. Zaman berubah, lautan menjadi daratan, segala kisah kuno hanya tersisa dalam mitos dan legenda. Ribuan tahun kemudian, reruntuhan istana surgawi kembali membentang di atas langit, dan para dewa yang tertidur perlahan bangkit satu per satu... Dewa tanpa kepala melangkah di kehampaan, tongkat besi yang berkarat mengeluarkan ratapan pilu. Jarak antara dewa dan manusia semakin menyempit. Ketika hati manusia dipenuhi nyala api bernama hasrat, mereka berusaha mendekati para dewa, mencoba mengambil keuntungan dari harimau… Di tengah semua itu, seorang yang dianggap gila oleh masyarakat, mengendarai kereta kuda melintasi tanah tandus, menjadi sosok yang disebut-sebut sebagai tabu oleh banyak orang.