Raja Darah, aku sedang menunggumu.
Biru Laut yang Menyegarkan
kata
Bab Sebelumnya
Bab Selanjutnya
Bab Sebelumnya
Bab Selanjutnya
Katalog
Detail Buku
Pengaturan
Kembali ke Atas
Katalog Raja Darah, aku sedang menunggumu.
em andamento·Total 100 bab
Penanda Buku
Urutan Terbalik
Bab Lima Puluh Delapan: Pengawal Tikus, Pelayan Kucing
Pendahuluan
Bab Satu: Melangkah Menuju Takdir (Bagian Satu)
Bab Dua: Melangkah Menuju Takdir (Bagian Dua)
Bab Tiga: Berselisih Jalan
Bab Empat: Bencana yang Tiba-tiba
Bab Lima: Sekolah Baru
Bab Enam: Tatapan Sesaat Itu
Bab Tujuh: Murid Baru
Bab Delapan: Pelampiasan
Bab Sembilan: Saat Bahaya Mengancam
Bab Sepuluh: Kejahatan Akan Mendapat Balasannya
Bab Sebelas: Batasan Darah
Bab Dua Belas: Pengepungan
Bab Tiga Belas: Vampir
Bab Empat Belas: Pria Ajaib di Pengelolaan Perpustakaan
Bab Lima Belas: Adu Pesona Pria Tampan dan Wanita Cantik
Bab Enam Belas: Malam Bertemu Penggoda
Bab Tujuh Belas: Keadaan Simons
Bab Delapan Belas: Sepuluh Tokoh Terkenal?
Bab Sembilan Belas: Berdarah
Bab Dua Puluh: Kontak dalam Ketidaksadaran
Bab Dua Puluh Satu: Biarkan Dia Pulang
Bab Dua Puluh Dua: Diselamatkan
Bab 23: Menolong dengan Ketulusan
Bab Dua Puluh Empat: Kaisar Darah Menjadi Guru
Bab 25: Ketika Gadis Lembut Pun Bisa Berulah
Bab Dua Puluh Enam: Teknologi Tinggi Manusia
Bab Dua Puluh Tujuh: Perselingkuhan
Bab 28: Para Gadis di Kamar 506
Bab Dua Puluh Sembilan: Kericuhan di Lapangan Bola
Bab tiga puluh: Mata Panda
Bab tiga puluh satu: Berani Menghadapi Kehidupan
Bab Empat Puluh Dua: Satu-satunya Bunga
Bab 33: Ia Harus Menjadi Kuat
Bab 34: Sikap Aneh Sang Tuan Muda
Bab Tiga Puluh Lima: Merencanakan Pesta Malam
Bab tiga puluh enam: Pertemuan Intim Pertama
Bab tiga puluh tujuh: Dia yang Penakut
Bab Tiga Puluh Delapan: Menerima Syarat
Bab 39: Adegan di Kantin
Bab Empat Puluh: Tak Berdaya Mengikuti Arus
Bab Empat Puluh Dua: Situasi Berubah Drastis
Bab Empat Puluh Tiga: Berkah atau Musibah?
Bab Empat Puluh Empat: Lagu Mereka
Bab Empat Puluh Lima: Tanpa Belas Kasihan
Bab Empat Puluh Enam: Dua Sikap
Bab Empat Puluh Delapan: Pasien yang Aneh
Bab Empat Puluh Delapan: Tak Sanggup Lagi Mempertahankan Sikap Dingin
Bab Empat Puluh Sembilan: Kucing Liar Melawan Iblis
Bab Lima Puluh Satu: Mengenal Diri Sejati di Tengah Kesedihan
Bab Lima Puluh Satu: Kekuatan
Bab Empat Puluh Dua: Kasih Sayang yang Istimewa
Bab Lima Puluh Tiga: Terkurung dalam Ingatan
Bab Lima Puluh Empat: Siapakah yang Dicintai?
Bab Lima Puluh Lima: Hotel yang Mewah
Bab Lima Puluh Enam: Mengungkap Isi Hati Setelah Mabuk
Bab Lima Puluh Tujuh: Bibir yang Menggoda
Bab Lima Puluh Sembilan: Lelaki Serius Melepaskan Amarah Seperti Petir
Bab Enam Puluh: Perlakuan yang Berbeda
Bab Empat Puluh Satu: Nyanyian di Atas Panggung
Bab Enam Puluh Dua: Kedatangan yang Penuh Keberanian dan Kepercayaan Diri
Bab Empat Puluh Tiga: Perubahan Batin
Bab Empat Puluh Empat: Menghalangi Tongkat untuk Orang Lain
Bab Lima Puluh Lima: Kedatangan di Senja
Bab Enam Puluh Enam: Sinar Cahaya yang Ajaib
Bab Empat Puluh Tujuh: Sarapan Berbentuk Hati
Bab 68 Berita Kampus
Bab 69: Memakaikan Busana Istana untuknya
Bab Tujuh Puluh: Mengelilingi Dunia
Bab Tujuh Puluh Satu: Pemuda dari Dunia Darah
Bab Tujuh Puluh Dua: Wibawa Kaisar Darah
Bab Tujuh Puluh Tiga: Kepatuhan Nie Rui
×
Pengaturan Membaca
Tema Membaca
白天
夜间
粉红
淡绿
淡黄
Jenis Huruf Teks
宋体
微软雅黑
黑体
楷体
Ukuran Huruf
A-
16
A+
Lebar Halaman
Sempit
Sedang
Lebar
翻页模式
点击
滚动
×