Penjaga Desa Pilihan Takdir
Nama rendah mudah dirawat
kata
Bab Sebelumnya
Bab Selanjutnya
Bab Sebelumnya
Bab Selanjutnya
Katalog
Detail Buku
Pengaturan
Kembali ke Atas
Katalog Penjaga Desa Pilihan Takdir
concluído·Total 100 bab
Penanda Buku
Urutan Terbalik
Bab Satu: Tiga Wasiat Terakhir
Bab Dua: Dua Orang Bodoh
Bab Tiga: Suara Napas Tertahan
Bab Empat: Uang Kertas Dijadikan Harta
Bab Lima: Kau Sedang Membohongiku
Bab Enam: Siapa yang Sebenarnya Bodoh
Bab Tujuh: Si Perokok Tua
Bab Delapan: Kehadiran di Hadapan Penjaga Kota
Bab Sembilan: Pengumuman Penjaga Kota
Bab Sepuluh: Mengurus Jenazah
Bab Sebelas: Balai Leluhur
Bab Dua Belas: Tak Ingin Menikah Pun Harus Menikah
Bab Tiga Belas: Tidak Akan Menikah
Bab Empat Belas: Peti Mati Merah Menyala
Bab Lima Belas: Hidup Lagi?
Bab Enam Belas: Pengujian Penguasa Kota?
Bab Tujuh Belas: Turun Dari Kuda!
Bab delapan belas: Takdir yang Ditentukan Langit
Bab Sembilan Belas: Janji Tiga Tahun
Bab Dua Puluh: Orang dari Beberapa Tahun Lalu
Bab Dua Puluh Satu: Meminjam Jiwa untuk Menambal Jiwa
Bab Dua Puluh Dua Langkah Pertama Telah Selesai
Bab Dua Puluh Tiga: Desa Pengunci Jiwa
Bab Dua Puluh Empat: Peti Mati Hitam Putih
Bab Dua Puluh Lima: Si Pemabuk Tua
Bab Dua Puluh Enam: Paman Hantu
Bab Dua Puluh Tujuh: Kematian Si Tua Buta
Bab Dua Puluh Delapan: Pengorbanan
Bab tiga puluh: Memohon Turunnya Dewa
Bab 31: Keluarga Liu Turun Tangan
Bab Empat Puluh Dua: Pedang Abadi Bumi
Bab Tiga Puluh Tiga: Wadah Kehidupan
Bab Tiga Puluh Empat: Menenangkan Jiwa, Memenggal Raga, dan Melindungi Diri
Bab tiga puluh lima: Gunung Hantu
Bab Tiga Puluh Enam Penjaga Kuil
Bab Tiga Puluh Delapan: Peti Mati Hitam
Bab Tiga Puluh Sembilan: Dia Melarikan Diri, Kini Giliranmu
Bab Empat Puluh: Bukan Benar-benar Pemabuk Tua
×
Pengaturan Membaca
Tema Membaca
白天
夜间
粉红
淡绿
淡黄
Jenis Huruf Teks
宋体
微软雅黑
黑体
楷体
Ukuran Huruf
A-
16
A+
Lebar Halaman
Sempit
Sedang
Lebar
翻页模式
点击
滚动
×