Penguasa Agung Hongyuan

Penguasa Agung Hongyuan

Penulis:Fajar Timur 512

Tanpa beban dan kekhawatiran, hidup sederhana sepanjang hayat, bersembunyi di pegunungan yang sunyi, menjalani latihan yang membosankan—bukanlah kehidupan yang diinginkan oleh Zhang Xian. Ditemani wanita cantik, mengembara dengan pedang di dunia persilatan, memandang rendah segala arah, dan bersaing merebut kekuasaan hanyalah bagian dari proses yang ia nikmati—perpaduan kehangatan hati dan gairah membara. Namun, medan tempur sejatinya, tempat ia benar-benar memperlihatkan keperkasaan, justru terbentang di atas sembilan langit, di hamparan bintang yang luas tak terhingga.

Penguasa Agung Hongyuan

32ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
100bab Capítulo

Pendahuluan

Di luar batas hanya sebagai referensi: ‘Alam semesta hanyalah hasil dari persepsi dan sentuhan manusia, lebih mendalam lagi ia adalah dunia pemikiran; ia bukan dunia materi, hanya bergantung pada kehendak manusia untuk eksis secara objektif, ia tidak memiliki waktu atau ruang, tidak ada kebenaran yang dapat membuktikan keberadaannya. Pengujian iklan watermark Pengujian iklan watermark. Cahaya putih; terdiri dari tujuh warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu, melambangkan terang dan keterbukaan.

Kegelapan; tanpa cahaya, terbentuk dari energi gelap yang tak terlihat dan tak teraba, melambangkan penyerapan dan pemadatan.

Pertentangan antara terang dan gelap, saling tarik-menarik namun juga saling menolak.

.............................

Di lautan bintang yang luas tak bertepi, terdapat sebuah gugus bintang berbentuk bunga teratai, disebut Altar Teratai, di pusat gugus bintang itu terdapat sebuah bintang besar bernama Angkasa Ungu.

Di Angkasa Ungu, dalam puncak gunung yang diselimuti awan dan kabut, samar-samar terlihat sebuah istana megah, disebut Istana Angkasa Ungu.

Di alun-alun depan Istana Angkasa Ungu, selain banyak patung makhluk hidup, ada sebuah pohon willow berongga yang berdiri sendiri, tampak begitu angkuh namun menghadirkan nuansa hampa, sungguh aneh.

Di aula utama yang luas, hanya ada tiga orang. Di kursi utama duduk tuan Istana Angkasa Ungu, Sang Guru Agung Hong Jun. Di sebelahnya Sang Dewa Alis Putih, pohon willow berongga adalah wujud aslinya, dan ketiga adalah Lu Ya yang terkenal nakal. Ketiga tokoh s

📚 Rekomendasi Terkait

Lihat Lebih Banyak >
Pertempuran Aneh
Penggaris kisi optik
concluído
Penjinak Iblis Yin dan Yang
Tidak ingin terkenal
concluído
Bertemu Lagi dengan Paman Jiu
Si Kecil Mayat
em andamento
Aroma Layar Giok
Indah
concluído
Adikku adalah Dewi Ular
Ikan sungai panggang
em andamento
Gadis Kecil Pembawa Keberuntungan dari Keluarga Petani
Hujan Bambu yang Mendung
em andamento
Memindahkan Gunung
Kesalahan yang Ditimbulkan oleh Kacang
concluído
Di Atas Para Dewa
Kucing milik keluarga Xu Dua
em andamento

Peringkat Terkait

Lebih Banyak Peringkat >